Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Desember 2015

Beasiswa 100% di Monash University Australia

Monash University, Australia, memberikan bantuan biaya studi bagi pelajar internasional jenjang S-1 dan S-2. (Foto: dok. Monash University)
Monash University, Australia, memberikan bantuan biaya studi bagi pelajar internasional jenjang S-1 dan S-2. (Foto: dok. Monash University)
Iradhatie Wurinanda
Jurnalis


JAKARTA - Monash University Australia menawarkan 100 persen biaya kuliah untuk mahasiswa internasional, baik sarjana maupun pascasarjana.

Tersedia empat beasiswa yang ditawarkan. Namun, beasiswa ini tidak menanggung biaya akomodasi dan biaya hidup. Penerima beasiswa akan mengikuti seluruh penawaran yang Monash University berikan dan juga diminta untuk berpartisipasi dalam beberapa kegiatan kampus.
Beasiswa akan menanggung kebutuhan kuliah sampai masa minimum penyelesaian studi penerima. Sedangkan jurusan yang ditawarkan beragam, kecuali untuk S-1 Kedokteran dan Bedah, serta S-2 Administrasi Bisnis.

Penerima beasiswa adalah khusus bagi mahasiswa internasional di luar Australia. Tidak ada batasan mengenai kewarganegaraan, namun beasiswa ini akan diberikan kepada mahasiswa dari negara yang menjadi prioritas strategis Monash University.

Bagi yang tertarik mendaftar, kamu harus bersedia mendaftarkan diri untuk tingkat sarjana atau pascasarjana secara utuh (full time) di Kampus Monash di Australia. Seleksi pada beasiswa ini berdasarkan prestasi akademis, pernyataan beasiswa di formulir yang dituliskan dalam 500 kata, serta potensi untuk menjadi duta Monash University.

Pengisian formulir pendaftaran tersedia di laman Monash University di www.study.monash. Saat pengisian, perhatikan langkah-langkah secara seksama. Sebab, hanya pengisian yang benar akan diproses ke tahap berikutnya. Sementara untuk batas akhir pendaftaran terbagi menjadi beberapa periode, yakni 15 Januari, 15 Maret, 15 April, dan 12 Juni 2016.
Semoga berhasil!

Beasiswa Kuliah di AS, Lihat di UIN Ar-Raniry


Informasi tentang beasiswa kuliah di Amerika Serikat (AS) kini dapat dilihat Pusat Pendidikan AS, Education USA Aceh Center, tepatnya di lantai 2 Gedung Museum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Tempat tersebut telah diresmikan oleh Dr Sarah Sewall, Wakil Menteri Luar Negeri AS.

Pusat Pendidikan AS yang biasa disebut dengan "American Corner" itu dapat memberikan informasi berupa beasiswa S1, S2, dan S3 di seluruh universitas di AS. Sehingga dengan adanya American Corner di UIN Ar-Raniry ini, masyarakat, khususnya di daerah Aceh akan lebih mudah lagi mencari informasi untuk kuliah di AS.

Menurutnya Sarah, Amerika mengapresiasi kemajuan Aceh yang berhasil setelah melewati konflik dan tsunami. Menurutnya dunia harus belajar dari Aceh.

Sarah juga menjelaskan sebenarnya AS memang selalu memprioritaskan bantuan pendidikan kepada negara berkembang yang memiliki paham demokrasi, contohnya Indonesia.

Sarah menjelaskan bahwa AS sebenarnya ingin mengetahui lebih lanjut dengan mempelajari pemberlakuan syariat Islam yang diterapkan di Aceh. Pihaknya memang sering mendengarkan berita negatif akan pemberlakukan syariat Islam di Aceh.




Prof Dr Farid Wajdi MA, Rektor UIN Ar-Raniry, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan perwujudan dari MoU antara Pemerintah AS dengan Pemerintah Aceh, yang direalisasikan melalui UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Katanya fasilitas yang ada pada tempat tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Aceh, baik kalangan pelajar maupun kalangan profesional.

Ungkap Farid, ketika ingin mendaftar, aplikasi beasiswa kuliah di AS juga dapat dibantu oleh staf yang bertugas disana.

Dia menambahkan, pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi tentang kuliah di AS saja, namun juga bisa mendapatkan informasi berupa program short course dan juga berbaga kegiatan pendidikan lainnya.

Di sumatera sendiri tempat ini baru ada 2, yaitu di Banda Aceh dan salah satunya di Padang. 


Sumber: Kompi

Info BIDIKMISI Amikom Yogyakarta 2015/2016

Info BIDIKMISI Amikom Yogyakarta 2015/2016 - STMIK Amikom Yogyakarta Sebagai salah satu perguruan Tinggi swasta terbaik dunia dengan Berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional yang telah di dapat, Telah di beri amanat oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional RI, Untuk Mengelola Program Beasiswa Bidikmisi tahun 2015, adapun ketentuannya sebagai berikut :

Info BIDIKMISI Amikom Yogyakarta 2015/2016
I. APA ITU BIDIKMISI
a. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan untuk calon mahasisiwa baru tidak mampu secara ekonomi yang berpotensi akademi baik
b. Bantuan diberikan untuk program studi D3-Menejemen Informatika selama 6 semester
c. Besar biaya Rp. 6 juta / Semester / Mahasiswa.

II. PERSYARATAN BIDIKMISI
a. Berasal dari keluarga yang ekonominya kurang mampu
b. Pendapatan ortu gabungan maksimal Rp.  3 juta / Bulan
c. Pendapatan ortu dibagi jumlah tanggungan (ayah, ibu, anak) ≤ Rp. 750.000
d. Pendidikan orangtua setinggi tingginya S1
e. Memiliki Potensi akademik yang baik
f. Direkomendasikan sekolah
g. Lulus seleksi masuk amikom (Ya iyalah :3)

III. PROSEDUR PENDAFTARAN BIDIKMISI
a. Mendaftar bidikmisi online di http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id, kemudian kartu pendaftaran dan formulir pendaftaran bidikmisi di print
b. Mendaftarkan diri di STMIK Amikom Yogyakarta (Syarat dan ketentuan sama seperti pendaftaran reguler) paling lambat kamis 28 Agustus 2015 di Customer Services Amikom.
c. Mengikuti seleksi masuk di Amikom (setiap hari kerja). Bagi yang nilai rata-rata UAN ≥ 7,5 Tes wawancara, bagi yang rata-rata UAN < 7,5 tes tertulis, Paling lambat tgl 28 Agustus 2015.
d. Verifikasi berkas di ruang kemahasiswaan paling lambat senin, 29 Agustus 2015 dengan syarat membawa :
          1) Print Out formulir pendaftaran bidikmisi satu lembar
          2) Print Out kartu Pendaftaran Bidikmis satu lembar
          3) Surat keterangan kurang mampu dari kelurahan
          4) Fotocopy : KK, KTP ortu, SKHUN
          5) Foto : rumah tampak depan, ruang keluarga, foto dengan anggota keluarga
          6) Fotocopy kartu pendaftaran mahasiswa baru AMIKOM satu lembar
          7) Fotocopy rincian biaya kuliah AMIKOM satu lembar
          8) Surat pernyataan sanggup selesai study tepat waktu dengan IPK ≥ 3.0
e. Pengumuman lolos verifikasi Rabu 2 September 2015, Registrasi terakhir Sabtu, 5 September 2015

Demikian Informasi ini disampaikan, apabila ada yang perlu di tanyakan slahkan menghubungi bagian Kemahasiswaan :).

Info BIDIKMISI Amikom Yogyakarta 2015/2016

Semoga Informasi ini bermanfaat, Jika masih belum jelas lagi silahkan bisa menghubungi saya, karena kebetulan saya juga salah satu mahasiswa AMIKOM yang mendapatkan Beasiswa bidikmisi, Untuk lebih jelasnya berikut adalah Surat resmi dari DIKTI yang bisa langsung di download Disini atau bisa langsung mengunjungi Web resmi Amikom di http://amikom.ac.id

Selasa, 29 Desember 2015

Info Beasiswa Magister Dan Doktor dari LPDP Kementerian Keuangan

Beasiswa Magister dan Doktor dari LPDP Kementerian Keuangan RI

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Magister dan Doktor adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program magister atau program doktor di perguruan tinggi di dalam dan di luar negeri.

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program magister atau program doktor di perguruan tinggi unggulan baik di dalam maupun di luar negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

Sasaran pelamar BPI Program Magister dan Doktor adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat serta berkeinginan untuk melaksanakan studi lanjut pada program magister atau program doktor pada perguruan tinggi tujuan LPDP baik pada bidang ilmu yang sama maupun berbeda dengan bidang ilmu pada jenjang pendidikan sebelumnya.
Sasaran bidang ilmu BPI Program Magister dan Doktor, sesuai prioritasnya, adalah sebagai berikut:
1. bidang teknik,
2. bidang sains,
3. bidang pertanian,
4. bidang kedokteran/kesehatan,
5. bidang akuntansi/keuangan,
6. bidang hukum,
7. bidang agama,
8. bidang sosial,
9. bidang ekonomi,
10. bidang budaya/bahasa,
11. bidang lainnya.

Persyaratan Pendaftar

Persyaratan bagi pelamar BPI untuk program magister atau program doktor dijabarkan dalam persyaratan umum dan persyaratan khusus berikut.

1. Persyaratan Umum
Pelamar beasiswa untuk studi lanjut pada program magister dan program doktor adalah mereka yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Warga Negara Indonesia,
b. telah menyelesaikan studi program sarjana atau program magister dari

1) perguruan tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
2) perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
3) perguruan tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,

c. mempunyai jiwa kepemimpinan, integritas, idealisme dan nasionalisme,
d. aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,
e. bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar

1) tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
2) tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum,
3) tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
4) selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
5) selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
6) sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,

f. telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
g. telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
h. memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP,
i. memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
j. menulis esai dengan tema “Peranku Bagi Indonesia” dan “Sukses Terbesar Dalam Hidupku”.

2. Persyaratan Khusus
Pelamar beasiswa untuk studi lanjut program magister dan program doktor adalah mereka yang memenuhi ketentuan berikut ini.

Untuk pelamar beasiswa program magister

a. usia maksimum pada saat pelaksanaan seleksi adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan,
c. memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya,
d. sanggup menyelesaikan studi program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun,
e. memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbikan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:

1) Untuk studi program magister di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600;
2) Untuk studi program magister di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750;
3) Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari negara: Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru atau Kanada. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
4) Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non Inggris, dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris terlampir);

f. memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance) di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (unconditional) (jika ada),
g. memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),
h. menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.

Untuk pelamar beasiswa program doktor

a. usia maksimum pelamar pada saat penutupan pendaftaran adalah 40 (empat puluh) tahun;
b. telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan;
c. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 3,25 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya;
d. sanggup menyelesaikan studi doktor sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 (empat) tahun;
e. memiliki dokumen resmi (ets.org atau ielts.org) yang masih berlaku sebagai bukti penguasaan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:

1) Untuk studi program doktor di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600;
2) Untuk studi program doktor di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750;
3) Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari negara: Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru atau Kanada. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
4) Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non Inggris, dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris terlampir);

f. memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance) di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (unconditional) (jika ada),
g. memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),
h. menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktor pada perguruan tinggi tujuan.

Komponen Pembiayaan

Untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan studi lanjut pada program magister atau program doktor di perguruan tinggi tujuan, kepada penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia tersebut diberikan bantuan dana pendidikan yang meliputi beberapa komponen berikut.

1. Biaya Pendidikan:

a. Pendaftaran (at cost);
b. SPP, termasuk matrikulasi nonbahasa (at cost);
c. Non-SPP, yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis/disertasi, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

2. Biaya Pendukung:

a. Transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost),
b. Asuransi kesehatan (paket),
c. Visa (at cost),
d. Hidup bulanan/living allowance (paket),
e. Tunjangan keluarga (paket),
f. Kedatangan/settlement allowance (paket),
g. Insentif peringkat perguruan tinggi unggulan yang memenuhi ketentuan LPDP,
h. Keadaan darurat/force majeure yang disetujui oleh LPDP.

Waktu Pendaftaran

Pendaftaran BPI untuk Program Magister dan Doktor dibuka sepanjang tahun, dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali. (Unduh jadwal pendaftaran dan seleksi disini)

Bagi pendaftar yang sudah memiliki LoA, tanggal perkuliahan dimulai paling cepat 6 bulan setelah tanggal penutupan pendaftaran.

Untuk informasi terbaru tentang Beasiswa Magister dan Doktor dari LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini dapat dilihat DI SINI.

Info Beasiswa Tesis dan Disertasi dari LPDP Kementerian Keuangan RI

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) - program tesis/disertasi ditujukan bagi para mahasiswa magister atau doktor yang memiliki keterbatasan dana untuk menyelesaikan tesis/disertasinya, baik yang sedang belajar di dalam negeri maupun luar negeri. Tujuan program ini adalah untuk mempercepat tersedianya lulusan Magister atau Doktor yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang dapat mengajukan permohonan bantuan Program BPI Tesis dan Disertasi ditetapkan kriteria sebagai berikut:

- Warga Negara Indonesia yang ditunjukkan dengan identitas kependudukan yang sah;
- Batas Usia maksimum pelamar pada saat penutupan pendaftaran adalah 40 tahun untuk pelamar program Beasiswa Tesis dan 47 tahun untuk pelamar program Beasiswa Disertasi
- Lulusan program studi :

a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan yang diakui oleh Pemerintah Indonesia.
b. Perguruan tinggi di luar negeri yang berkategori baik sesuai daftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum adalah :
3,00, pada skala 4, untuk lulusan Sarjana/Sarjana Terapan yang akan mengambil Beasiswa Tesis
3,25, pada skala 4, untuk lulusan Magister/Magister Terapan yang akan mengambil Beasiswa Disertasi

- Mahasiswa yang sudah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dinyatakan dalam bentuk transkrip;
- Dinyatakan lulus seminar proposal oleh pimpinan program pascasarjana atau keterangan lain yang sejenis;
- Judul penelitian dan bidang kajian yang bersifat strategis sesuai dengan visi dan misi LPDP dan bidang ilmu yang menjadi fokus LPDP yaitu teknik, sains, pertanian, kedokteran, akuntansi dan keuangan, ekonomi, hukum, agama, sosial, budaya/ bahasa dan lain-lain yang disetujui;
- Tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan beasiswa tesis dan disertasi dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri.
Mekanisme Pengajuan

Pelamar harus mengisi formulir pendaftaran yang tersedia melalui formulir online di laman LPDP, www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id, dengan melampirkan:

- Proposal tesis dan/atau disertasi yang sudah disetujui oleh pembimbing atau promotor;
- Transkrip nilai akhir seluruh mata kuliah;
- Essay tidak lebih 3 halaman (A4) yang menguraikan tentang peranan penerima beasiswa dalam upayanya:
-meningkatkan daya saing/nilai tambah produk dan/atau jasa nasional, dan/atau;
-menyelesaikan permasalahan masyarakat dan bangsa, dan/atau;
-memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.

- Rencana Anggaran Belanja sesuai dengan satuan biaya yang berlaku.

Pelamar mengirimkan formulir pendaftaran dan dokumen lampiran dengan mengunggahnya di laman LPDP.
Komponen Pembiayaan

Besarnya dana beasiswa tesis dan/atau disertasi didasarkan atas rencana anggaran belanja sesuai dengan satuan biaya yang berlaku, yang dilampirkan dalam formulir pendaftaran. Maksimal besaran dana yang disediakan untuk masing-masing program adalah sebagai berikut:
Untuk dalam negeri:

- Untuk beasiswa Tesis yang tidak menggunakan laboratorium Rp 15.000.000,-; menggunakan laboratorium sebesar Rp 25.000.000,-.

- Untuk beasiswa Disertasi yang tidak menggunakan laboratorium Rp 60.000.000,-  ; menggunakan laboratorium sebesar Rp 75.000.000,-
Untuk luar negeri:

- Untuk beasiswa Tesis yang tidak menggunakan laboratorium Rp 30.000.000,-; menggunakan laboratorium sebesar Rp 50.000.000,-.

- Untuk beasiswa Disertasi yang tidak menggunakan laboratorium Rp 120.000.000,-  ; menggunakan laboratorium sebesar Rp 150.000.000,-


Jangka Waktu

Pendaftaran BPI untuk Program Tesis dan Disertasi dibuka sepanjang tahun, dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 2 (dua) kali yaitu pada bulan Maret dan September. Untuk periode pembiayaan:

1. Program beasiswa untuk penyelesaian tesis di dalam maupun luar negeri dibiayai maksimal selama 12 (dua belas) bulan;

2. Program beasiswa untuk penyelesaian disertasi di dalam maupun luar negeri dibiayai maksimal selama 24 (dua puluh empat) bulan.

Untuk informasi terbaru tentang beasiswa Tesis dan Disertasi dari LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia dapat dilihat
DI SINI

Jenis - Jenis Beasiswa yang Ada di Perguruan Tinggi

Jenis-jenis beasiswa belajar di perguruan tinggi.
Jenis-jenis beasiswa belajar di perguruan tinggi - Sebelum berburu mencari informasi beasiswa, kita perlu mengenal jenis-jenis beasiswa yang ada, agar kita bisa menemukan beasiswa mana yang cocok dengan karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat ditawarkan oleh  berbagai pihak, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Anda wajib mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada, termasuk syarat-syarat, kelebihan dan aturan terkait beasiswa yang diberikan, sebelum mulai mengajukan proposal untuk mengajukannya. Anda juga perlu mengetahui bahwa ada jenis beasiswa yang justru pihak pemberi beasiswa yang aktif mencari calon penerima beasiswa yang cocok sesuai dengan kriterianya. Dengan demikian, Anda bisa mulai sejak awal mempersiapkan diri menyesuaikan syarat dan kriteria yang diminta.

Berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang pada umumnya diberikan di perguruan tinggi :
Beasiswa Penghargaan
Beasiswa ini biasanya diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada calon yang memiliki prestasi akademik yang tinggi. Karena itu disebut juga sebagai Beasiswa Prestasi Akademik. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik mereka secara keseluruhan. Misalnya, dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5. Beasiswa ini ada yang diberikan pada mahasiswa pada saat telah belajar di kampus, yaitu berdasarkan pada IPK yang selalu tinggi setiap semester. Namun ada juga beasiswa prestasi yang diberikan oleh pihak Perguan Tinggi kepada siswa SMA yang nilainya tinggi di sekolahnya untuk memasuki PT lewat jalur beasiswa.

Beasiswa Bantuan

Jenis beasiswa ini diberikan kepada para mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi, tetapi memiliki prestasi akademik yang tinggi, untuk membantu membiayai kegiatan belajarnya. Komite beasiswa biasanya memberikan beberapa penilaian pada kesulitan ini, misalnya, seperti pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung yang sama-sama tengah menempuh studi, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain.  Contoh Beasiswa Bantuan adalah Beasiswa Supersemar yang salah satu syaratnya adalah berasal dari orangtua yang kurang mampu.
Beasiswa Non Akademik
Beasiswa ini diberikan kepada mereka yang mempunyai prestasi di bidang non akademik, biasanya olahraga dan seni. Beasiswa ini bisa diperoleh saat mau masuk perguruan tinggi dan/atau saat sudah belajar di kampus. Perguruan tinggi biasanya punya kebijakan merekrut atlet olahraga popular untuk diberikan beasiswa agar bisa memperkuat tim olahraga kampus sekaligus bisa dijadikan promosi bagi calon mahasiswa agar tertarik kuliah di PT tersebut.
Beasiswa Penuh (Full Scolarship)
Yaitu beasiswa diberikan kepada penerimanya untuk menutupi keperluan akademik secara keseluruhan, meliputi pendanaan seluruh kebutuhan hidup dan biaya pendidikan, yang meliputi biaya kuliah, akomodasi, biaya hidup, asuransi, buku pelajaran, biaya penelitian, dan tiket perjalanan. Secara keseluruhan, komponen pendanaan beasiswa penuh hampir sama. Namun, ada pula penyedia beasiswa yang memberikan pendanaan bantuan bagi keluarga tanggungan penerima beasiswa. Contoh program beasiswa penuh, yaitu Chevening, Australian Development Scholarship (ADS), dan Ford Foundation

Beasiswa sebagian (Partial Scholarship) Program beasiswa ini hanya menanggung biaya tertentu saja selama kamu menjalani perkuliahan. Misalnya, pihak sponsor hanya menanggung biaya perkuliahan, akomodasi, dan perjalanan, tidak termasuk untuk biaya hidup. Program ini biasanya banyak ditawarkan oleh pihak universitas atau untuk program pendidikan pendek (short/summer course). Jika mendapat tawaran mengambil beasiswa parsial, sebaiknya dibaca dengan teliti ketentuan yang ditetapkan oleh pihak sponsor, termasuk peraturan yang terkait izin untuk mencari pihak sponsor lain untuk menutupi biaya yang tidak ditanggung.
Beasiswa Ikatan Dinas
Beasiswa ini bisa juga disebut sebagai beasiswa bersyarat, karena penerima beasiswa setelah selesai studinya diikat dengan perjanjian wajib menjadi karyawan di perusahaan si pemberi beasiswa selama jangka waktu tertentu. Di satu sisi si penerima beasiswa mendapat manfaat ganda, kuliah gratis sekaligus ada jaminan mendapat pekerjaan setelah lulus. Namun di sisi lain juga membatasi kesempatan untuk memilih pekerjaan/perusahaan lain untuk berkarir.
JENIS BEASISWA DILIHAT DARI SUMBERNYA
Selain jenis-jenis beasiswa yang sudah disebutkan, beasiswa juga bisa dibedakan  berdasarkan sumber atau pihak penyedia beasiswa. Jenis beasiswa ini terdiri dari beberapa kelompok, yaitu beasiswa yang berasal dari swasta, pemerintah serta komunitas tertentu.
Beasiswa Dari Pemerintah Program beasiswa ini ditawarkan oleh departemen atau lembaga pemerintahan. Di Indonesia, sejumlah kementerian pun memiliki program ini dan tidak terbatas ditujukan pada pegawai instansi tersebut. Contoh, beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan sebagainya.
Beasiswa dari pihak swasta
Umumnya beasiswa jenis ini merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan swasta yang menyasar bidang pendidikan. Contohnya Beasiswa Djarum.
Beasiswa dari Negara Maju dan Donor
Beberapa contoh beasiswa yang merupakan kerja sama Indonesia dengan negara lain, yaitu beasiswa ADS dari pemerintah Australia yang dikelola oleh Ausaid, beasiswa Chevening dari pemerintah Inggris yang dikelola British Council, beasiswa Fullbright pemerintah AS yang dikelola America Indonesia Exchange Foundation (Aminef), pemerintah Belanda melalui beasiswa yang dikelola Nuffic Neso (NEC), dan beasiswa Monbukagakusho dari pemerintah Jepang.
Beasiswa dari Komunitas, Organisasi, atau Yayasan
Program ini ditawarkan oleh komunitas, organisasi, atau yayasan tertentu dengan berbagai latar belakang, baik sosial, akademik, maupun keagamaan. Di Indonesia, beasiswa dari The Habiebie Center merupakan contohnya.
Mengenali dengan baik program beasiswa yang kita pilih adalah sangat penting agar kita dapat mempersiapkan sejak  jauh hari segala pendanaan yang belum ditanggung oleh pihak sponsor. Selain itu kita juga dapat memahami dengan baik hak-hak serta kewajiban yang ada dengan pemberi beasiswa sehingga kita melanggar ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan pihak pemberi.
Jadi apapun jenis beasiswanya,  manfaatkan sebaik mungkin untuk menyelesaikan pendidikan, sehingga kita tidak harus dipusingkan dengan mahalnya biaya belajar di perguruan tinggi.

Info Beasiswa Soetandyo Fisip UNAIR

Beasiswa Soetandryo Fisip Unair.
Beasiswa Soetandyo Fisip Unair - Bagi Anda yang sedang menempuh kuliah S1 dan S2 prodi ilmu sosial, ada tawaran Beasiswa Soetandyo bagi mahasiswa yang sedang menulis skripsi atau tesis. Beasiswa Soetandyo diberikan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Untuk tahun 2015, Soetandyo FISIP Unair Scholarship diberikan kepada 10 mahasiswa S1 dan S2 yang sedang menulis skripsi/tesis dengan topik HAM, pluralisme, sosiologi hukum, keadilan, kebangsaan, dan masyarakat sipil.

Beasiswa itu diberikan dalam bentuk bantuan biaya penulisan skripsi/tesis senilai Rp 5 juta per mahasiswa.
Persyaratan Beasiswa Soetandyo Unair :
- Mahasiswa S-1/S-2 di seluruh Indonesia yang sedang menempuh skripsi/tesis pada disiplin ilmu sosial politik, humaniora dan ilmu hukum, dan diutamakan memiliki prestasi akademik sekaligus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
- Memiliki IPK minimal 3,0 dari skala 4.
- Melampirkan riwayat hidup,
- Membuat perspektif masa depan setelah menyelesaikan studi,
- Melampirkan fotokopi KTP dan kartu tanda mahasiswa,
- Melampirkan transkrip nilai semester terakhir.

Jadwal pengumpulan proposal skripsi/tesis pada  15 Oktober sampai 15 November 2015. Sedangkan pengumuman 20 kandidat proposal terpilih pada 20-25 November 2015, lalu pengumuman pemenang 10 proposal terpilih pada 1 Desember 2015.

Bagi pemenang, penyerahan
Beasiswa Soetandyo FISIP Unair dilakukan pada 10 Desember 2015.

Untuk keterangan lebih lanjut bisa ditanyakan ke Vany Fitria (085731414754) dan Sesilia Wenas (081703372589) atau cek websitenya di www.fisip.ac.id. 

Info Beasiswa Bidik Misi

Info beasiswa Bidik Misi



Beasiswa Bidikmisi - Bidikmisi adalah suatu program bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk calon mahasiswa-mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi serta aktif dalam kehidupan kampus. 
Beasiswa Bidikmisi ini diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di Pergruan Tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif. 
Tujuan Beasiswa Bidik Misi
  • Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon mahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi keluarga;
  • Meningkatkan sebuah akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi negeri bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik untuk bangsa;
  • Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu;
  • Merangsang / meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler;
  • Menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi dan kompetitif untuk mendapatkan beasiswa Bidik Misi ini;
  • Melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Persyaratan Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi

Persyaratan untuk mendaftar tahun 2015 adalah sebagai berikut:
  • Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2015;
  • Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
  • Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
  • Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut: a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir. b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
  • Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
  • Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
  • Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
PTN dengan pilihan seleksi masuk:
  • Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
  • Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
  • Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.
Perlu diketahui bahwa beasiswa Bidikmisi ini diperuntukan bagi sekolah yang sudah terdaftar di situs resmi beasiswa Bidikmisi. Bagi sekolah yang belum terdaftar bisa mendaftarkan diri di situs daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/daftar.

Persyaratan Beasiswa Bidikmisi

Kuota Mahasiswa Baru
  1. Alokasi kuota mahasiswa baru setiap tahun diusulkan oleh PTN untuk dinilai dan ditetapkan oleh Ditjen Dikti.
  2. Penilaian pada butir (1) dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya dan/atau jumlah mahasiswa di PTN, jenis dan status akreditasi program studi serta pertimbangan lainnya.
  3. Distribusi kuota di PTN meliputi seluruh program studi sesuai peminatan calon mahasiswa.
  4. Hasil distribusi masing-masing program studi yang akan diterima melalui pola Seleksi Nasional atau Seleksi Mandiri ditetapkan oleh masing-masing PTN melalui Surat Keputusan Rektor/Direktur/Ketua dan dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud,
  5. Kuota untuk PTS termasuk penentuan program studi dilakukan oleh Ditjen Dikti bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria khusus.
Untuk informasi terbaru yang belum disebutkan di sini dapat mengunjungi langsung situs ke resminya DI SINI

Demikian informasi tentang Beasiswa Bidikmisi yang banyak diburu oleh para siswa, semoga bermanfaat dan membantu Anda yang sedang berburu untuk mendapatkan beasiswa Bidikmisi.

Info Beasiswa AIA Future Actuaries

Beasiswa aktuaria dari AIA Future Actuaries

Beasiswa AIA Future Actuaries - Aktuaris adalah seorang ahli yang dapat mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan – persoalan bisnis aktual atau dalam pengertian umum, Aktuaris adalah seseorang yang ahli dibidang matematika yang berhubungan dengan asuransi.


Aktuaris memainkan peran penting dalam memastikan kesehatan dan solvabilitas bisnis asuransi melalui pengembangan produk serta analisa keuangan. Dalam industry asuransi saat ini terdapat kekurangan tenaga aktuaris dalam menjalankan peran tersebut, yaitu tercatat hanya ada sekitar 330 aktuaris. Jumlah itu jauh dari kebutuhan industri asuransi yaitu sekitar 1.800 aktuaris.
Melihat kebutuhan tenaga aktuaris tersebut, PT AIA FINANCIAL (AIA) melalui AIA Future Actuaries Program menjalin kemitraan beasiswa aktuaria dengan 5 perguruan tinggi, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
Dalam kemitraannya, AIA akan memberikan dukungan berupa beasiswa aktuaria kepada mahasiswa/i terpilih Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dari lima universitas ternama tersebut. Bersama dengan Dewan Fakultas dari masing-masing universitas, perwakilan Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), AIA akan menyeleksi para kandidat terbaik.

Info lebih detail dan terbaru tentang persyaratan beasiswa  AIA Future Actuaries ini dapat dilihat DI SINI.

Senin, 28 Desember 2015

Cara Mendaftar Beasiswa Bidik Misi




1. Calon mahasiswa memilih program pendidikan Diploma III, Diploma IV dan Sarjana pada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih
2. Berhubung jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru di perguruan tinggi penyelenggara tidak bersamaan, maka setiap calon mahasiswa diharuskan memperhatikan jadwal pendaftaran di setiap perguruan tinggi yang dipilih;
3. Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi atau di dua perguruan tinggi yang berbeda.
4. Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas dari siswa yang memenuhi persyaratan melakukan pendaftaran secara kolektif, untuk siswa/peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya, kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pimpinan perguruan tinggi penyelenggara yang dituju dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
  1. Berkas-berkas yang dilengkapi oleh siswa
1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh siswa yang bersangkutan dan dilengkapi dengan pasfoto ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar. Formulir pendaftaran dapat diunduh di alamat www.dikti.go.id dan/atau www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi dari panduan program beasiswa BIDIK MISI yang tersedia;
2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;
3) Fotokopi rapor semester 1 s/d 5 disertai surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang keilmuan/akademik yang disahkan (legalisasi) oleh kepala sekolah/ pimpinan unit Dikmas;
4) Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu Keluarga Miskin, harus menyertakan Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
5) Fotokopi Kartu Keluarga;
6) Jika diperlukan dapat menyertakan bukti pendukung lain seperti fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya.
  1. Berkas yang dilengkapi oleh Sekolah/Unit Dikmas
1) Rekomendasi dari Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orang tua/wali-nya kurang mampu;
2) Daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.